Negara harus berpihak pada petani, begitulah seruan nyata Iwan Fals dalam lagu Desa miliknya. Petani sebagai sumber penghidupan bangsa yang memberikan jiwa raganya untuk menyediakan pangan pada masyarakat. Tapi apalah daya, mungkin pemerintah terlalu sibuk sehingga tak sempat meluangkan waktu untuk mendengar seruan tadi.
Kini, petani yang harusnya perkasa dibuat sempoyongan dengan berbagai macam cobaan dari Negara. Bagaimana tidak, lihat saja arus impor yang begitu besar melanda pasar Indonesia. Mulai dari beras, kedelai, cabai, daging, dan banyak lagi membuat para petani lokal kelimpungan. Kebutuhan pangan masyarakat yang begitu tinggi disertai kurang memadainya ketersediaan pangan dari petani dijadikan dalih pemerintah untuk memainkan kebijakan impor di Indonesia.


